Style  Grooming   

7 Aturan Enggak Tertulis di Barbershop

 
Author
Adenyaaat 
06 August 2017

Ngelihat tren barbershop yang udah semakin menjamur dan hampir bisa lo temuin setiap berapa meter sekali, Viki yakin banget kalau lo pasti juga sering datang ke sana. Apalagi, tren rambut juga selalu berubah. Lo enggak mau, dong, ketinggalan gaya rambut terbaru yang lagi hit biar semakin keren di hadapan gebetan.

via GIPHY

Kalau memang lo rajin banget buat pergi ke barbershop—malah sampai buat kartu anggota segala yang bisa dapat gratis kalau udah berapa kali cukur—Viki mau tanya, lo tahu kalau sebenarnya ada peraturan-peraturan enggak tertulis di seluruh barbershop dunia? Peraturan-peraturan ini sebenarnya mirip semacam etiket sopan santun kita ke barberman (sebutan buat orang yang ngurusin gaya rambut dan penampilan lo selama di barbershop).

Nah, Viki mau kasih beberapa aturan enggak tertulis itu biar nanti lo enggak salah melangkah pas datang lagi ke barbershop.Simak dan ingat baik-baik!

1. Bawa Contoh Gaya Rambut

Ada dua keuntungan yang bisa lo dapat kalau lo bawa contoh gaya rambut. Pertama, lo enggak perlu kasih tahu secara mendetail ke barberman gaya rambut yang mau lo idamkan. Kedua, lo bisa punya banyak pilihan sebelum datang ke barbershop. Jadi, sebelum akhirnya dapat giliran buat dicukur, lo bisa browsing dulu gaya rambut masa kini yang lagi hit. Jangan malu buat bawa majalah atau gambar ke barbershop biar barberman bisa ngelihat dengan lebih mendetail kemauan lo.

2. Jangan Ngarep Ketinggian

Kalau lo bawa foto Chicco Jerikho atau Arifin Putra dan ngarep banget jadinya bisa kayak mereka, mendingan lo kubur dalam-dalam mimpi-mimpi lo itu. Barberman juga manusia biasa dan mereka juga pastinya bakal bekerja dengan sebaik mungkin buat bentuk penampilan lo lebih baik dibanding sebelum lo datang. Pesan Viki, sih, lo boleh aja ngarep biar lebih ganteng, tapi Tuhan tetap jadi penentu dalam kasus ganteng enggaknya muka seseorang.

3. Keramas Dulu

Please, jangan sekali-sekali datang ke barbershop sehabis main sepak bola siang-siang dan belum mandi. Yang ada, rambut lo nantinya jadi bau apek dan itu bakal bikin si barberman enggak nyaman waktu cukur rambut lo. Benar, deh, enggak enak harus menghirup aroma enggak sedap itu. Makanya, kalau bisa, mandi dululah.

4. Sabar

Harusnya, sih, lo enggak datang ke barbershop kalau memang ada janji lagi yang menuntut lo buru-buru. Luangin waktu khusus buat datang ke barbershop paling nggak 2—3 jam. Soalnya, lo harus ngantre dulu. Ditambah, lo akan dapat perlakuan khusus dari barberman selama kurang lebih satu jam. Kalau mau dapat yang bagus, ya, kuncinya sabar.

5. Ajak Barberman Ngobrol

Memangnya, lo mau mati gaya pas dicukur? Enggak, ‘kan? Buka aja topik santai. Misalnya, “Udah berapa lama?” atau, “Sehari biasanya cukur berapa orang?”. Namun, ada topik-topik yang kayaknya enggak usah lo obrolin sama barberman. Contohnya, “Dapat gaji berapa, Mas, di sini?” dan semacamnya. Terus, enggak usah curhat tentang gebetan atau pacar juga, sih, sama dia.

6. Jangan Banyak Bergerak

Dilihat dari sisi kesopanan, memang enggak bagus kalau lo membelakangi orang yang ngajak lo ngobrol. Namun, kursi barbershop itu tempat lo bisa ngobrol enggak harus hadap-hadapan. Kalau lo terus ngikutin ke mana barberman berdiri, yang ada, dia bakal keribetan ngatur gaya rambut lo bagus. Kalau barberman udah pegang kepala lo, itu tanda lo harus diam.

7. Ngasih Tip

Coba, deh, lo perhatiin di beberapa barbershop. Pasti mereka ngasih harga yang memungkinkan lo buat bayar dan dapat kembalian. Misalnya, Rp35.000 atau Rp65.000. Itu juga jadi strategi barbershop biar lo bisa punya uang pecahan kecil buat ngasih tip ke barberman. Aturannya, kasih langsung tip itu ke barberman dan jangan nitipin ke kasir.

***

Nah, udah tahu, dong, etiket lo di barbershop? Sekarang, lo enggak bakal malu-maluin, deh, kalau mau cukur rambut. Kalau lo nerapin semua aturan ini, dijamin barberman bakal senang ngelihat kedatangan lo dan makin semangat buat bikin lo tampil kece.