Icon  Inspiring Figure  Celebrity   

Stan Lee, Sosok di Balik Layar Superhero Marvel

 
Penulis
Nural 
10 July 2017

Penggemar superhero Marvel pasti tahu siapa pencipta karya-karya kesayangannya. Yap, Stan Lee. Siapa, sih, yang enggak kenal Stan Lee? Sosok legendaris di balik layar Marvel ini enggak hanya dikenal sama para penggemar komik, tapi juga penggemar film-film yang diangkat dari komik kreasinya.

via GIPHY

Stan Lee adalah seorang legenda nyata dalam dunia komik. Bersama dua rekannya, Jack Kirby dan Steve Ditko, Stan Lee membantu menciptakan Marvel Comics Universe (MCU) dengan melahirkan para superhero. Sebut aja Spider-Man, Fantastic Four, The Incredible Hulk, dan lainnya.

"Life is never completely without its challenges." (Stan Lee)

Siapa sangka kalau hidupnya dulu enggak seenak sekarang? Ngerintis karier dari bawah, dengan kegigihan, ketekunan, dan semangat yang luar biasa, Stan Lee yang dulunya hanya seorang pengantar makanan, pengisi tinta, dan melakukan pekerjaan layaknya office boy kini menjelma menjadi bos para superhero.

Kali ini, Viki bakal ngasih tahu secara singkat bagaimana kisah hidup Stan Lee yang menginspirasi banyak orang. Yuk, simak!

 

Bernama lengkap Stanley Martin Lieber, lahir pada 28 Desember 1922 dari sepasang imigran Rumania.

 

Sedari kecil, Stan Lee suka baca buku dan nonton film. Kebiasaan itulah yang ngebentuk imajinasinya ketika dewasa.

 

Cowok asal New York ini juga ingin menulis novel sejenis The Great American Novel, yaitu cerita tentang kepahlawanan.

 

Saat SMA, Stan Lee juga kerja paruh waktu sebagai penulis obituari buat koran dan surat edaran untuk National Tuberculosis Center.

 

Enggak hanya itu, Stan Lee juga bekerja menjadi office boy, pemandu penonton teater, dan pengantar makanan.

 

Stan Lee yang jenius lulus SMA di umur 16 tahun.

 

Setelah lulus SMA, Stan Lee bekerja sebagai asisten di Timely Comics (yang nantinya menjadi Marvel Comics).

“Gua pernah jadi pengisi tinta. Gua juga harus pergi keluar buat nyariin makan siang para karyawan. Terkadang, gua sering ngerevisi tulisan para ilustrator sesuai imajinasi gue. Namun, mereka ngebiarin gua, tuh,” cerita Stan Lee.

 

Karena revisinya justru berguna buat perusahaan, Stan Lee diikutsertain buat ngegarap serial komik Captain America No. 3 pada 1940. Saat itulah, dia mulai pakai nama Stan Lee.

 

Perusahaannya mengalami masalah pada 1941 hingga dia diangkat sebagai editor. Padahal, usianya masih 19 tahun.

 

Stan Lee juga pernah jadi relawan buat militer Amerika Serikat pada 1942 (saat Hitler berkuasa) dengan menyebarkan poster propaganda.

 

Pada 1947, Stan Lee menikah dengan cewek yang dikencaninya, Joan Clayton Boocock.

 

Pada 1961, bersama Jack Kirby, Stan Lee sukses bikin komik Fantastic Four.

 

Lalu, Spider-Man dan The Incredible Hulk pada 1962.

 

Kemudian, The X-Men dan Iron Man pada 1963.

 

Sementara itu, dengan Bill Everett, dia menciptakan Daredevil.

 

Stan Lee juga bikin komik Spider-Man. Walaupun ditolak, dia tetap nekat buat hingga ngerekrut seorang seniman.

Gue ngelihat lalat berjalan di dinding dan berpikir, ‘Bagaimana kalau orang bisa nempel pada dinding kayak serangga?’ Kedengarannya menarik. Jadi, gua mulai mikir dan ngasih nama Spider-Man yang memiliki kekuatan laba-laba, menembak jaring laba-laba, dan berayun. Namun, menurut tim percetakan, itu hal yang buruk karena banyak orang benci laba-laba dan superhero enggak bisa diperankan oleh seorang remaja,” katanya.

 

Alhasil, itu menjadi sebuah revolusi bagi Marvel. Komiknya laris manis. Bahkan, dijadiin serial televisi dan film.

via GIPHY

 

Sebagai penghargaan atas karya besarnya tersebut, Marvel ngebolehin Stan Lee buat ber-cameo di setiap film superhero yang dibuatnya.

via GIPHY

 

Sayangnya, Stan Lee enggak dapat royalti karena dia hanya jadi penulis di bawah naungan perusahaan.

via GIPHY

 

Atas dedikasinya pada dunia komik, nama Lee tercatat dalam Will Eisner Comic Book Hall of Fame pada 1994 dan The Jack Kirby Hall of Fame pada 1995.

 

Pada 2002, Stan Lee ngajuin gugatan hukum ke Marvel atas keuntungan hak ciptanya.

 

Lalu, 2005, akhirnya dia bisa dapatin royalti dari semua superhero ciptaannya.

 

Kabarnya, kisah hidup Stan Lee bakal dibikinin jadi komik dan film aksi petualangan oleh Archie Comics dan POW! Entertainment, mirip dengan tone film Kingsman: The Secret Service.

via GIPHY

 

Kini, dia menjadi salah satu produser terkaya di Hollywood.

***

Stan Lee kini dikenal sebagai legenda komikus, editor, aktor, produser, publisher, serta pernah menjadi presiden dan komisaris Marvel Comic sebelum pensiun. Needless to say, kita memang harus angkat topi buat dia. Peter Parker aja nurut pas dikasih nasihat sama Stan Lee. Soalnya, tanpa Stan Lee, mana mungkin kita bisa nikmatin film superhero yang berseliweran kayak sekarang?

Ketekunannya di dunia komik sejak remaja memang pantas diteladani. Dia konsisten di bidang itu hingga kariernya melonjak, dari penyedia tinta hingga jadi presiden dan komisaris perusahaan itu. Bahkan, namanya lebih dikenal dunia ketimbang pemilik perusahaan itu sendiri!

Kalau enggak ada sosok Kakek Lee, dunia perkomikan enggak bakal asyik karena Spidey, Iron Man, Hulk, dan jagoan Marvel lainnya juga enggak eksis. Setuju, 'kan, lo?

via GIPHY