Geeky   

One Piece: Gold, Petualangan Bajak Laut di Gudang Emas

 
Penulis
Iruna Ireuna
30 September 2016

Satu lagi film animasi Jepang yang tayang di bioskop Tanah Air. Setelah di bulan Agustus 2016 ada Detective Conan: The Darkest Nightmare, bulan ini ada One Piece: Gold yang sudah tayang mulai 7 September 2016 di CGV Blitz, Cinemaxx, dan Platinum Cineplex. Penggemar manga karya Eiichiro Oda ini wajib banget nonton.

Kisahnya enggak jauh-jauh dari petualangan Luffy dan kawan-kawan. Kali ini, Monkey D. Luffy bersama rekan kesayangannya (Nami, Sanji, Usopp, Zoro, Robin, Franky, Brook, dan Chopper) menjelajah ke pusat hiburan terbesar di dunia, Gran Tesoro. Gran Tesoro ini sebenarnya adalah kapal yang panjangnya mencapai 10 km dan merupakan kasino terbesar di dunia yang hampir seluruh bangunan di dalamnya terbuat dari emas. Gran Tesoro ini juga adalah sebuah negara, tapi negara yang netral dan independen. Di sana, bajak laut yang datang enggak bakal ditangkap saat ketemu angggota Angkatan Laut.

Kelompok Topi Jerami pun enggak mau ketinggalan mencoba peruntungan di sana. Awalnya, semua berjalan lancar sampai mereka meraih banyak uang. Tapi, ternyata ada udang di balik batu. Kemenangan beruntun mereka justru menjadi senjata makan tuan. Gild Tesoro, pemilik Gran Tesoro, bersama anak buahnya, Baccarat, sudah merencanakan kekalahan Luffy dan kawan-kawan sejak awal. Hasilnya, mereka harus melakukan pertarungan sengit melawan Tesoro untuk membebaskan teman mereka dan juga membebaskan orang-orang yang terjebak di sana.

One Piece: Gold adalah film ke-13 yang diproduseri oleh Mz Odacchi dan disutradarai oleh Hiroaki Miyamoto. Masih mengangkat petualangan Luffy di tempat baru, kali ini pun lo bisa menemukan banyak tokoh-tokoh rekaan Mz Odacchi yang super unik. Di film ini, ada karakter yang “aneh-aneh” yang kebetulan juga adalah pemakan buah iblis.

Seperti biasa, lawakan khas One Piece enggak Mz Odacchi hilangkan. Yang paling menyita perhatian dalam film kali ini adalah Brook yang berhasil bikin perut Viki sampai sakit karena tertawa. Selain Brook, Nami juga cukup menjadi sorotan, bahkan bisa dibilang mendapat spotlight. Selain ada musuh baru, di film ini Kelompot Topi Jerami juga mendapat teman baru. Tapi, Viki enggak bakal ngasih tau di sini. Lo harus tonton di bioskop kalo mau tau.

Meski seru dan menegangkan, Viki ngerasa ada sesuatu yang hilang dalam film ini, yaitu adegan mengharukan. Soalnya, dari film-film sebelumnya, di One Piece selalu ada adegan yang bikin penonton menitikkan air mata. Nah, hal itu enggak terlihat sama sekali. Sebenarnya ada isu kesenjangan sosial yang digambarkan, seperti penggambaran tentang kesengsaraan di balik ingar-bingar sebuah kasino. Dari kegemerlapan tempat tersebut, ternyata banyak orang yang dipaksa kerja secara enggak manusiawi demi membayar utang keluarga. Sayangnya, hal ini enggak terlalu ditonjolkan dan terkesan cuma numpang lewat. Film ini, rasanya, didominasi sama pertarungan yang massive dan pengenalan tokoh Gran Tesoro.

Akan tetapi, Viki yakin lo enggak bakal menyesal nonton film ini. Viki aja sampai takjub lihat warna emas yang jadi warna utama di film ini. Belum lagi adegan pertarungannya yang bikin berdebar-debar, biarpun lo pasti sudah tau siapa yang bakal menang. Viki yakin, saat nonton, lo enggak bakal mau melewatkan sedetik pun dari 119 menit film yang seru dan menegangkan ini.

Oh ya, FYI, kostum Straw Hat Pirates di film ini keren, loh! Ada yang putih nan elegan, ada juga yang hitam, tapi tetap berkelas. Tapi, lo harus ingat, film ini rating-nya 17+ karena, selain banyak adegan kekerasan, cukup menyorot keseksian perempuan. Jadi, saran Viki, jangan ajak adik lo yang masih SD nonton film ini. Ajak temen atau gebetan aja, biar seru.