Geeky  Movie & TV Series   

Makna Tersembunyi di Balik Logo Studio Film Hollywood

 
Author
Nural 
09 August 2017

Buat lo yang sering ngabisin akhir pekan atau waktu luang lo dengan nonton film Hollywood, lo pasti enggak asing dengan tampilan awal sebelum film dimulai. Yap, ada logo studio film yang punya bentuk unik. Bahkan, beberapa di antara lo mungkin udah hafal logo-logo itu milik studio film apa aja.

Nah, lo tahu, enggak, di balik keunikan logo studio film Hollywood terkenal, kayak Paramount dan Walt Disney, punya makna masing-masing, loh. Penasaran? Berikut Viki sebutin enam logo studio film Hollywood yang terkenal beserta makna di balik logo tersebut.

 

1. Universal Studios

via GIPHY

Logo yang satu ini kayaknya udah sering dipakai di film-film populer. Salah satunya yang terbaru pada film Despicable Me 3. Logo Universal Studio pertama kali dikenalin pada 1914. Awalnya, tulisannya bukan kata “Universal”, melainkan “The Trans-Atlantic Film Co”. Tahun berganti, mereka terus mengembangkan studio dan memiliki berbagai variasi logo. Mulai dari pesawat terbang melintasi bola dunia pada 1930-an sampai mobil melintasi di sekitarnya pada 1977.

Akhirnya, dipilihlah logo bola dunia yang tetap berputar dari kiri ke kanan pada 2012, tepat perayaannya yang ke-100 tahun. Itulah pertama kalinya Universal Studio nambahin musik pada logo. Musiknya disusun oleh Jerry Goldsmith dan direvisi oleh Brian Tyler.

 

2. Paramount

via GIPHY

Pada awal 1914, perusahaan ini berganti nama sebagai Paramount Pictures Corporation. Lalu, pada 11 Maret 1994 hingga saat ini, Paramount Pictures Corporation dimiliki oleh konglomerat media Viacom, anak perusahaan National Amusements, Inc. Kalau lo sempat merhatiin logonya, terlihat gambar yang 22 bintang dan gunung. Mungkin sebagian orang enggak peduli dengan logonya. Namun, siapa sangka kalau logo tersebut menyembunyikan misteri yang sampai sekarang belum terpecahkan.

Awalnya, logo Paramount merupakan doodle (coretan) oleh W.W. Hodkinson, salah satu pendiri Paramount Pictures. Lalu, hasil coretan tersebut diperindah oleh Jan Domela. Pada 1974, logo Paramount digambarkan dengan lebih sederhana melalui bentuk vector, terdiri dari gunung dan 24 bintang mengelilinginya.

Kemudian, pada 2002, tepatnya pada saat ulang tahun ke-75 Paramount, logo didaur ulang dengan bantuan komputer oleh Apogee, Inc. Perubahan paling jelas terdapat pada jumlah bintangnya, dari 24 menjadi 22. Sampai sekarang, belum diketahui penyebab pengurangan jumlah bintang.

 

3. Walt Disney

via GIPHY

Studio satu ini bisa dibilang jadi alarm anak-anak yang menandakan film-film Disney akan dimulai. Hal yang enggak luput dari perhatian penonton, yaitu alunan musik lagu “When You Wish Upon a Star” saat logo Walt Disney Pictures muncul. Pencinta film-film Disney pasti tahu bahwa musik tersebut merupakan soundtrack film animasi Pinocchio.

Kini, logo Walt Disney berubah. Logo Disney terbaru dibuka dengan letusan kembang api di atas sebuah sungai. Nyatanya, makna di balik logo tersebut mengingatkan suasana sungai di Lewiston, tempat Walt Disney bertemu dengan istrinya, Lillian, dan di sanalah mereka menikah. Sedangkan, kastil di tengah logo tersebut adalah kastil Sleeping Beauty, putri cantik yang jadi idola anak-anak.

 

4. Dreamworks

via GIPHY

Logo studio satu ini juga dibilang unik. Pasalnya, terlihat seorang anak laki-laki sedang memancing di Bulan. Hal itu merupakan kegiatan yang hanya dapat dilakukan di alam mimpi. Semua berawal dari berdirinya Dreamworks pada 1994. Sutradara Steven Spielberg bersama pemimpin studio Disney, Jeffrey Katzenberg, dan produser rekaman, David Geffen, mendiskusikan logo yang mampu mengingatkan kita pada zaman keemasan Hollywood.

Terciptalah sebuah ide logo seorang cowok penangkap ikan dan bulan sabit oleh Dennis Murren dan dilukis oleh Robert Hunt. Lalu, Hunt ngirimin hasil lukisannya kepada Spielberg dan langsung menyukai hasil lukisannya. Nah, ternyata, gambar anak cowok yang tengah memancing di bulan sabit tersebut adalah putra Hunt yang bernama William.

 

5. 20th Century Fox

via GIPHY

Pada 1935, Twentieth Century Pictures bergabung dengan Fox Film Company. Keduanya merupakan perusahaan jaringan bioskop pada saat itu. Namanya pun berubah jadi 20th Century Fox. Awalnya, logo Twentieth Century Pictures diciptakan oleh pelukis lanskap terkenal bernama Emil Kosa, Jr. Setelah bergabung, Kosa mengganti Pictures dengan Fox seperti yang terlihat sekarang ini.

Awalnya, logonya terlihat biasa. Namun, jadi terkenal setelah divisualisasikan oleh Alfred Newman pada 1933. Setelah gagal membuat logo model 3-D, mereka membuatnya menggunakan CG (Computer Generated). Menariknya, dalam logo tersebut, digambarin Kota Los Angeles yang dipenuhi gemerlap dan megahnya dunia perfilman. Bisa jadi, pembuatan logo ini merupakan doa dari pemimpin Fox.

 

6. Columbia Pictures

via GIPHY

Studio ini digambarin dengan patung cewek. Personifikasi cewek Amerika yang memegang obor disebut sebagai “The Torch Lady”. Nah, di sinilah awal misterinya. Enggak ada yang tahu pasti siapa model cewek di dalam logo tersebut. Banyak selebritas mengaku sebagai model dalam logo Columbia Pictures. Soalnya, sejarah penciptaan logo Columbia enggak jelas dan logo udah berubah selama bertahun-tahun.

Hingga pada 1993, Sony Pictures Entertainment (Studio Columbia Pictures Corporation) menugaskan ilustrator bernama Michael J. Deas buat ngerancang kembali logo Columbia Pictures Corporation dengan bentuk cewek pemegang obor bergaya klasik. Logo baru ini juga mengundang polemik karena beberapa orang menganggap modelnya adalah aktris bernama Annette Bening.

Kenyataannya, model tersebut adalah seorang ibu rumah tangga di Louisiana bernama Jenny Joseph. Ketika pengambilan gambar, Jenny hanya menggunakan jubah darurat dan memegang obor dengan rambut terurai. Lewat sentuhan Deas, jadilah logo Columbia Pictures Corporation yang sekarang.

***

Nah, itulah logo-logo studio Hollywood yang terkenal. Semuanya enggak tercipta begitu aja. Nyatanya, di balik bentuk unik logo-logo ini, tersimpan makna yang tersembunyi. Para ilustrator menyampaikan filosofi yang mendalam dan harapan kemajuan bagi perusahaan. Hmm, mungkin hal ini sama aja kayak nama yang dikasih ortu lo, ya.

via GIPHY