Epic Life   

Pengakuan Seorang Wanita Setengah Alien

 
Penulis
Nural
20 April 2017

Diantara banyak orang yang takut bahkan enggak percaya dengan keberadaan alien, seorang perempuan bernama Judy Carroll malah mengklaim telah berkomunikasi dengan makhluk extraterestial tersebut sejak masih kecil. Wanita asal Brisbane, Australia tersebut mengaku telah berinteraksi dengan alien ras klasik yang dikenal The Grays, alien abu-abu dengan kepala dan mata yang besar.

Dilansir dari Express.co.uk, Carroll mengatakan bahwa manusia enggak perlu takut dengan kedatangan alien. Karena mereka hanya ingin membantu manusia berevolusi dari bangsa primitif. Bahkan, Carroll mengaku dirinya setengah alien, juga setengah manusia ketika ibunya diculik dan disuntik dengan DNA alien saat hamil.

Ini persis seperti yang pernah Viki ulas mengenai bangsa alien. Bahwa kedatangaan The Grays ke Bumi adalah untuk mengembangkan ras mereka lewat program hybrid. Mereka juga sering melakukan penculikan dengan mengambil DNA manusia. Cara The Grays berkomunikasi adalah dengan bertelepati.

Pertemuan pertama terjadi saat dia berumur 30 tahun. Ketika itu dia terbaring dan tiba-tiba tubuhnya lumpuh. Kemudian ada tiga makluk asing tersebut berdiri di dekatnya. Dia mengatakan ia perlu belajar untuk bermeditasi agar tetap berhubungan dengan mereka.

Carroll mengklaim bahwa dia diculik oleh The Grays dan dibawanya ke pesawat milik para alien. Hal ini dilakukan sebulan sekali dan dia menganggap nya sebagai liburan. Tetapi, dia enggak ingat banyak tentang memori perjalanannya itu. Dia hanya bisa menggambarkan mereka seperti makhluk bertubuh kurus, botak, dan memiliki mata hitam besar dan rahangnya statis.

Meskipun dia mengklaim bahwa dirinya telah berinteraksi dengan alien sejak kecil, dia mengaku engak pernah ketemu lagi hingga berusia 30 tahun. Karena pengalamannya tersebut, Carroll menulis buku dan membagikan cerita tentang kedekatannya dengan alien. Dia juga menuliskan bahwa alien telah mengupgrade DNA nya untuk membuatnya menjadi makhluk hibrida. Selain itu, Dia juga berbagi cerita mengenai kenangannya pada sesama manusia Bumi yang telah diculik ke pesawat luar angkasa.

"Saya tidak terlalu ingat karena saat itu saya sedang tidur, tapi, aku punya banyak kenangan dengannya” ujar Carrol.

Selama bertahun-tahun, dia merahasiakannya. Tetapi akhirnya dia mengatakan kepada suaminya, Charlie bahwa dia melihat alien saat bermeditasi.

Carroll akhirnya menulis buku tentang pengalamannya bertemu dengan Alien. Ia mengatakan kedekatannya dengan alien membuatnya sembuh dari penyakit. Bahkan dia memiliki seorang guru meditasi dari salah satu ras The Grays, bernama Maris.

"Aku ingat dia memijat leher saya dan menempatkan jarinya ke mulut dan tenggorokan," ujarnya.

Carroll juga merasa setengah alien karena hubungan soul to soul dengan The Grays. Bahkan dalam DNA nya pun dia menyebut ada perpaduan alien.