Epic Life   

Dampak Ekuinoks, Antara Mitos dan Fakta

 
Penulis
Nural
19 March 2017

Fenomena Ekuinoks diperkirakan bakal terjadi di Indonesia, 21 Maret 2017. Ekuinoks adalah sebutan ketika posisi Matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Waktunya berlangsung 2 kali dalam setahun, pada 21 Maret dan 23 September. Fenomena alam ini cukup sering dikambinghitamkan sebagai penyebab memanasnya suhu di Bumi. Apa iya? Nah, kali ini Viki mau mengulas beberapa fakta dan mitos seputar momen tahunan ini.

 

1. Suhu Meningkat Ekstrem

Kabarnya, fenomena Ekuinoks diiringi serangan panas atau heatstroke yang menyebabkan seseorang pingsan dan bisa mengalami kegagalan organ dalam. Dan ternyata, kabar itu cuma hoax belaka. Dilansir dari BMKG, ekuinoks bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang mengakibatkan peningkatan suhu udara ekstrem. Matahari yang jaraknya 150 juta km dari Bumi enggak bakal berdampak peningkatan suhu ekstrem. Kalau ekuinoks ini menyebabkan Bumi tiba-tiba pindah ke posisi Merkurius, nah itu baru adanya peningkatan suhu ekstrem karena makin dekat dengan Matahari.

 

2. Waktu Siang dan Malam Setara

Saat ekuinoks terjadi, seluruh wilayah di Bumi akan mengalami panjang waktu siang dan malam yang sama, dengan masing-masing waktu 12 jam. Memang, kalau dilihat dari asal katanya, ekuinoks berasal dari dua kata latin, yakni aequus yang berarti sama, dan nox yang berarti malam. Nyatanya, saat ekuinoks terjadi, ada beberapa tempat di Bumi mengalami waktu lebih lama saat siang hari. Hal itu terjadi karena perbedaan waktu perhitungan Matahari terbit dan terbenam serta pembiasan atmosfer dari sinar Matahari.

 

3. Telur Berdiri

Di Pontianak, tepatnya di sekitar tugu khatulistiwa, telur berdiri ini dijadikan perayaan. Konon saat peristiwa ekuinoks kita gampang membuat telor berdiri seimbang di atas permukaan datar pada saat tengah hari, yang katanya enggak bisa dilakukan di hari lain. Benar enggak sih ada pengaruh gravitasi matahari? Dari kacamata ilmu fisika dan astronomi, telah dibuktikan kalau hal tersebut enggak ada hubungannya. Akan tetapi, boleh lo coba dan bisa lo bandingkan dengan hari lain. Yang pasti, lakukan pengujian di garis khatulistiwa, ya.

 

4. Gangguan Sinyal

Buat lo yang di rumahnya berlangganan TV kabel, biasanya saat ekuinoks banyak stasiun televisi yang terganggu. Kok bisa? Hal ini disebabkan sama fenomena lain bernama Sun Outage yaitu saat satelit berada tepat di antara Bumi dan Matahari. Saat itu, penerima satelit di Bumi akan terganggu oleh oleh sinyal yang kuat dari Matahari sehingga selama beberapa saat gambar TV akan hilang atau terganggu. Lebih aman, mending lo nonton channel lokal aja!

 

5. Penanda Pergantian Musim

Ekuinoks bagian dari pergantian musim, terutama pada belahan Bumi utara dan selatan yang beriklim subtropis. Bulan Maret disebut dengan ekuinoks musim panas. Di Indonesia terjadi peralihan dari musim hujan ke musim kemarau alias pancaroba. Biasanya, muncul beberapa penyakit seperti pilek dan batuk. Nah, ada baiknya lo harus jaga daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga.

 

6. Hari Tanpa bayangan

Saat ekuinoks, daerah di Indonesia yang berada di area garis khatulistiwa bisa menikmati hari tanpa bayangan. Pontianak, yang jadi ikon dengan Tugu Khatulistiwa akan menjadi salah satunya. Provinsi lainnya yang dilewati adalah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat (kota Pontianak), Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Buat lo yang tinggal di daerah garis khatulistiwa, pada tengah hari, Matahari akan berada persis di atas kepala dan sinar matahari jatuh tegak lurus terhadap tanah. Jadi, bayangan lo bakalan keliatan sedikit banget atau malah enggak keliatan alias lo enggak punya bayangan selama beberaa menit. Hiiii

***

Ekuinoks membuat posisi Matahari terbit dan terbenam bisa dilihat secara horizontal di seluruh Dunia. Menjelang fenomena Ekuinoks, langit akan tampak cerah dari biasanya saat senja hingga malam hari. Fenomena ini bermanfaat dalam perkembangan kebudayaan dan pengetahuan di berbagai daerah di Bumi. Selamat menyambut ekuinoks!