Epic Life   

Cerita di Balik Kecantikan Bintang Kejora

 
Penulis
Nural
15 March 2017

Malam hari banyak sekali benda angkasa yang bisa kita lihat dari Bumi. Tentunya, saat langit lagi cerah. Di daerah yang masih sedikit pengaruh cahaya lampu, kita bisa melihat indahnya kerlap-kerlip cahaya bintang, planet, dan Bulan. Nah, dari sekian banyak benda angkasa yang tampak indah dari Bumi, ada satu benda langit bercahaya yang sering muncul saat senja dan fajar. Cahaya itu mirip seperti bintang, tapi kelihatan enggak berkedip seperti bintang lain pada umumnya. Yap, biasanya orang-orang jaman dulu menyebutnya dengan nama Bintang Kejora.

Sebutan itu sudah berkembang di Indonesia sejak zaman nenek moyang. Setiap daerah mungkin berbeda penamaannya. Persamaannya adalah Bintang Kejora menjadi pertanda saat Matahari terbit atau terbenam. Dari lagu “Bintang Kejora” ciptaan Bapak AT Mahmud, kita bisa tahu kalau bintang ini jadi gambaran sebuah harapan dan cita-cita untuk anak-anak di seluruh Dunia. Kata “bintang” memiliki nilai positif. Umumnya, semua anak menjadi seperti Bintang Kejora yang bersinar paling terang di antara bintang-bintang lainnya.

Meski namanya Bintang Kejora, benda langit ini ternyata bukan bintang. Benda langit nan indah ini adalah Planet Venus. Nama planet ini berasal dari nama dewi cinta dan keindahan Romawi, Dewi Venus. Dikenal juga sebagai Zohrah, Bintang Kejora, bintang timur, bintang barat. Planet Venus yang terlihat bersinar dari Bumi karena pantulan cahaya Matahari.

Planet kedua dari Matahari ini bisa mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari. Selain itu, Venus juga memiliki benua seperti di Bumi. Benua utara disebut Ishtar Terra, luasnya seperti benua Australia. Benua selatan disebut Aphrodite Terra, luasnya lebih besar dari dataran tinggi di Amerika Selatan. Gunung tertinggi di Venus, Maxwell Montes yang terletak di Ishtar Terra. Puncaknya adalah 11 km di atas ketinggian rata-rata permukaan Venus. Berbagai lokasi di Venus dinamakan sesuai dengan arti nama perempuan hebat dari semua budaya, yaitu Atalanta Planitia, Guinevere Planitia, Lavinia Planitia, Ishtar Terra, Aphrodite Terra, dan Lakshmi Planum.

Uniknya, arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2 menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca. Tidak ada kehidupan di Venus karena tidak ada kandungan oksigen. Ketika semua planet berotasi berlawanan dengan arah jarum jam, seperti Bumi. Satu hari di Planet Venus lamanya setara dengan 243 hari di Bumi dan berevolusi selama 225 hari. Fakta itu menyebabkan 1 hari di Venus lebih panjang daripada 1 tahun. Kok bisa, ya?

Lo tau enggak kalau senja dan fajar di Venus itu berkebalikan sama yang terjadi di Bumi. Itu karena arah rotasi Venus berlawanan dengan rotasi Bumi. Akibatnya, matahari di Venus akan terbit dari barat dan tenggelam di timur. Hanya Venus, planet yang berotasi searah jarum jam. Planet ini juga enggak punya satelit. Alasannya karena lebih dekat dengan Matahari sehingga benda langit apapun yang mengiringi planet ini bakalan hancur akibat kuatnya gaya gravitasi Matahari. Jadi, dari dulu, planet ini udah sendirian hidupnya. Ya, kayak lo yang dari lahir masih aja jomblo.

***

Nah, kalau dari ulasan di atas, masih seindah namanya kah? Atau anggapan lo ke Bintang Kejora mulai berubah?