Epic Life   

7 Tipe Pengguna Kolam Renang di Dunia

 
Penulis
Intan Kirana
16 March 2017

Sesuai dengan namanya, kolam renang adalah tempat buat berenang. Warna kolam yang biru dengan wangi khas (kaporit). Pilihan kedalaman air menjadi alasan kenapa orang doyan berenang di kolam renang. Ketimbang berenang di laut, empang, atau danau, kolam renang tergolong aman dan dianggap higienis. Kita enggak akan terkena terumbu karang, terluka karena bebatuan, atau tiba-tiba berpapasan sama ikan kembung.

Meski terkesan aman, ternyata enggak semua orang itu berenang di kolam renang loh. Berdasarkan pengamatan Viki di beberapa kolam renang, banyak aktivitas selain berenang yang dilakukan di kolam renang loh. Keberagaman tujuan orang datang ke kolam renang ini pun menciptakan beberapa tipe pengguna. Nah, berikut ini adalah tipe-tipe yang berhasil Viki kelompokkan.

 

1. Perenang Ulung

Tipe ini adalah tipe manusia yang betul-betul memahami hakikat kolam renang sebagai tempat berenang. Dia enggak peduli sama model dan warna baju renang yang dia kenakan, yang penting nyaman dan mendukung gerakan renang setara atlet Olimpiade. Maklum, tujuan dia berenang memang untuk memuaskan hobi berenangnya sekaligus menyehatkan raga. Men sana encor pore sano adalah motto andalannya.

Manusia tipe ini akan berenang dari ujung satu ujung ke ujung lain di kolam renang tanpa jeda, tanpa ngos-ngosan di tengah-tengah. Kalau kolam renang adalah lautan, dia adalah hiu Mako yang berenang dengan lincah dan tenang, dan enggak takut sama rintangan apapun yang menghalang, karena kalau ada orang di depannya, dia bisa mencari jalan lain untuk sampai ke tepian kolam renang.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini : kolam renang konvensional, dengan berbagai pilihan kedalaman mulai dari 1,5 meter hingga 3 meter. Kolam renang ini sebaiknya berbentuk kotak, dan enggak kebanyakan ornamen seperti air terjun buatan atau perosotan bak roller-coaster.

 

2. Ayah dan Ibu

Ayah dan Ibu biasanya pergi ke kolam renang bukan dengan tujuan menyehatkan badan atau melatih gerakan renang mereka, tetapi enggak lain adalah untuk menyenangkan anak-anak mereka. Terkadang mereka emang mau melatih anak-anak mereka, tetapi seringkali mereka cuma mau anaknya bisa bermain dengan bahagia.

Biasanya tipe Ayah dan Ibu selalu mengenakan baju renang seadanya, mungkin baju renang yang udah dibeli dari jaman bulan madu, atau yah baju renang yang baru kemarin dibeli. Modelnya sih enggak penting, yang penting muat dan enak dikenakan. Maklum, Ayah dan Ibu harus siap siaga menjaga anak-anak di kolam renang. Apalagi kalau anak-anak mereka masih kecil, dan doyan berimajinasi kalau kolam renang itu adalah lautan dan mereka adalah bajak laut atau ikan lumba-lumba. Mereka suka berpikir kalau mereka udah jago berenang, padahal tinggi kolam renang itu sendiri lebih dari separuh tinggi mereka.

Ayah dan Ibu juga enggak jarang membawa bekal berupa pelampung unyu, bisa berbentuk bulat bak donat, bisa juga bak kue bolang-baling yang biasa dipasang di lengan anak-anak mereka. Biasanya, motif pelampung ini adalah Hello Kitty, Doraemon, Dora The Explorer, Ben 10, atau Frozen.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: kolam renang yang menyediakan fasilitas kolam super dangkal untuk anak-anak, serta tak lupa perosotan untuk menyenangkan mereka semua. Mungkin seperti Atlantis di Taman Impian Jaya Ancol.

 

3. Anak Muda Riang Gembira

Anak muda jenis ini awalnya memang mau berenang, tetapi ujung-ujungnya dia hanya kecibang-kecibung di air sambil teriak kegirangan. Anak muda ini biasanya datang bersama gengnya dan menganggap kolam renang sebagai sebuah tempat nongkrong yang bebas. Bebas buat gerak, buat kayang, buat injak-injak air, dan juga buat nyipratin teman.

Kegiatan anak muda jenis ini biasanya terdiri atas 10% aktivitas renang, 60% aktivitas cibang-cibung air, dan sisanya ngobrol sambil teriak-teriak.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: Waterboom. Ya, Waterboom menyediakan fasilitas kolam renang bak sungai, kolam renang dengan perosotan setinggi Mahameru, dan juga kolam renang unik lainnya. Cocok untuk bersenang-senang bareng teman-teman.

 

4. Sosialita

Inilah salah satu contoh penghuni kolam renang yang suka bikin perempuan atau lelaki (yang ngebet punya pacar) berdecak gemas. Gimana enggak, biasanya tipe ini lebih sering bergaya cool di pinggir kolam renang sambil memamerkan tubuh. Kalau pun renang, gerakannya tenang banget, kayak lagi bikin iklan dengan tema Raja Neptunus.

Enggak cuma itu, mereka juga suka berdiri menyandar di tepian kolam renang, sambil ngobrol-ngobrol tenang dengan gaya kelas tinggi sama rekan mereka. Yah, kayak pose-pose sosialita yang biasa lo lihat di majalah kelas tinggi semacam Tatler gitu deh. Oh ya, sering juga sih mereka membawa kasur mini supaya mereka bisa tiduran sembari mengambang di kolam renang.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: kolam renang yang menyediakan jacuzzi khusus, atau kolam renang pribadi.

 

5. Eksis Berendam

Biasanya, tipe yang satu ini adalah jenis manusia yang enggak bisa berenang, tetapi mau merasakan segarnya kolam renang, atau lagi diajak renang aja sama keluarga mereka. Jadilah mereka ikutan renang, tapi cuma berani berendam di tepian atau jalan-jalan di tempat dangkal aja gitu.

Tipe ini sebenernya enggak merugikan orang sih, tapi sayang aja gitu kalau kolam renang cuma dipakai buat berendam, apalagi kalau kolamnya luas.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: bath-tub

 

6. Pemula

Tipe orang ini adalah mereka yang baru belajar berenang. Biasanya, mereka berenang bersama teman mereka si perenang ulung, atau sama pelatih renang yang udah mumpuni. Tipe ini enggak lupa membawa pelampung keras dengan bentuk bak busur yang terbuat dari plastik, jaga-jaga kalau tenggelam, atau melatih gerakan kaki katak mereka.

Tipe ini sangat bangga apabila dia berhasil berenang sejauh seperempat panjang kolam renang. Memang sih bisa ngambang itu sebuah pencapaian yang membanggakan untuk seorang perenang super pemula seperti mereka. Terkadang, mereka yang udah bisa ngambang ini suka nekat pergi ke kolam renang yang dalam, padahal gerakan mereka masih kaku. Tapi enggak apa-apa sih, itung-itung melatih keberanian. Asal, tetap didampingi sama pelatih/temannya.

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: kolam renang sederhana yang tidak punya banyak ornamen.

 

7. Orang yang Selalu Kelebihan “Cairan”

Tipe ini bisa muncul dari perenang ulung, anak muda girang, ayah ibu, eksis berendam, si pemula, ataupun sosialita. Yang jelas, tipe ini adalah tipe paling nyebelin, paling menjijikkan, dan secara enggak langsung menjadi penyumbang terbesar bakteri dan penyakit di kolam renang.

Mereka yang dikategorikan ke dalam tipe ini doyan banget kencing diam-diam di kolam renang atau buang ingus. Maklum, kadang air suka masuk ke dalam hidung dan bikin hidung meler. Mereka enggak berpikir kalau hal itu jorok dan menyebabkan penyakit. Menurut mereka, orang lain juga akan melakukan hal yang sama. Lagipula, enggak masalah lah pipis di kolam renang, toh habis itu bakalan mandi dan membersihkan diri.

Memangnya enggak jijik ya, berenang di tempat bekas buang air atau buang ingus kita sendiri? Jangan-jangan, air yang masuk ke hidung kita adalah air yang udah kecampur air kencing kita sendiri? Hmmm...

Kolam renang yang cocok untuk tipe ini: pispot.

***

Kalau lo sendiri, tipe yang manakah lo saat sedang berada di kolam renang? Curhatin ke Viki lewat kolom komentar, dong.