Epic Life   

5 Tren Tantangan Paling Berbahaya

 
Author
Intan Kirana
15 March 2017

Manusia suka dengan tantangan. Meskipun tantangan itu punya risiko besar, tantangan membuat hidup jadi lebih hidup dan lebih mengesankan. Tanpa adanya tantangan, hidup ini menjadi membosankan dan enggak berarti.

Tantangan itu enggak mesti sesuatu yang "dekat sama kematian" seperti mendaki Everest tanpa baju dingin atau menggantungkan baju di puncak Burj Khalifa. Bahkan, menggapai cita-cita buat jadi sesuatu atau mau masuk kampus terbaik pun merupakan tantangan. Ya, tantangan buat masa depan yang lebih baik.

Tantangan yang dilakukan cuma buat iseng umumnya jadi viral di media sosial. Bahkan banyak orang yang rela menghabiskan kuota kartu memorinya untuk merekam saat-saat mereka melakukan tantangan aneh tersebut. Bahkan mereka rela menerima risiko luka hingga kematian yang ditimbulkan dari tantangan yang sebenarnya sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Nah, mau tahu tantangan-tantangan rumahan apa aja yang viral banget di media sosial? Simak ulasan berikut ini.

 

1. Ice Bucket Challenge

Meskipun punya tujuan mulia, yakni menyebarkan pesan tentang penderita syaraf ALS,tetapi tantangan yang viral banget di 2014 ini memang cukup berbahaya. Pasalnya, suhu super dingin es batu akan membuat tubuh kita “kaget”. Mungkin apabila tubuh kita sedang sehat dan enggak memiliki gangguan apa pun, tantangan yang satu ini aman-aman aja. Tetapi kalau kita punya penyakit jantung, atau mungkin lagi enggak sehat, bisa aja tantangan ini membawa dampak yang buruk. Seperti yang pernah dikatakan oleh Dokter Daniel Jurewitz, seorang kardiolog dari Santa Barbara, Ice Bucket Challenge memang bisa memicu masalah jantung dan kardiovaskular.

Anyway, di samping banyaknya kritik atas tantangan ini, para figur publik dari berbagai negara tetap mengikuti Ice Bucket Challenge. Selain karena sesuatu yang nge-trend itu memang asyik dilakukan, tantangan ini membuat mereka punya kontribusi buat penderita ALS, karena mereka enggak cuma menyiram tubuh dengan air es, tetapi juga diharuskan untuk menyumbang antara US$ 10-100 untuk mereka.

 

2. Cinnamon Challenge

Tantangan makan macam apakah yang paling berbahaya? Apakah tantangan makan 100 es serut? Atau tantangan makan ayam cepat saji dalam buket super gede? Sesungguhnya, tantangan-tantangan itu risikonya enggak sebesar makan satu sendok cinnamon, atau kayu manis.

Kayu manis memang bahan yang bisa memberikan aroma kuat pada kue dan panganan lain. Untuk kesehatan pun, kayu manis juga memiliki manfaat yang cukup besar, seperti menurunkan asam urat, maag, dan tekanan darah tinggi. Tetapi bukan berarti kita boleh langsung makan bubuk kayu manis sesendok penuh, seperti apa yang ada dalam Cinnamon Challenge.

Kayu manis memang agak pedas dan bikin kering mulut, makanya, siapa pun yang bisa makan sesendok penuh kayu manis kurang dari enam puluh detik dianggap sebagai suhunya suhu, dewa dari segala dewa di dunia ini. Tetapi risikonya enggak sebanding dengan kekerenan dan pujian yang kita dapatkan. Alih-alih bikin lo sehat, makan sesendok penuh kayu manis tanpa jeda bisa membuat kita tersedak, kepedesan, dehidrasi, bahkan bisa menyebabkan kematian. Hmm, mending makan bakso sebesar bola basket aja enggak sih?

Namun di samping bahaya yang ditimbulkan, tantangan ini sempat viral enggak cuma dalam kurun setahun aja. Tantangan ini mulai populer pada tahun 2007, meningkat pada tahun 2012, dan berlanjut di tahun 2010.

 

3. Salt and Ice Challenge

Berbeda dengan Ice Bucket Challenge, tantangan yang juga menggunakan es batu ini enggak memerlukan es batu dalam jumlah banyak. Tetapi bahayanya lebih besar ketimbang Ice Bucket Challenge. Pasalnya, tantangan ini mengharuskan para netizen untuk menaburkan garam kemudian meletakkan es di pergelangan tangannya. Apa yang mengerikan dari proses ini? Garam yang dicampur es batu akan membuat kulit kita melepuh, lho.

Entah apa yang ada di pikiran orang-orang saat melakukan tantangan ini pada tahun… Mungkin mereka cuma iseng, mungkin mereka enggak punya kerjaan, pengen eksis, atau mungkin mereka terinsipirasi dari Tyler Durden di Fight Club! Buat yang demen banget sama film super-keren ini, pastinya tau kalau Tyler Durden dan “pasukannya” menuangkan asam ke punggung tangan supaya punggung tangan mereka melepuh, dan ini merupakan latihan untuk menghadapi rasa sakit. Supaya apa? Supaya kita menyadari kalau rasa sakit itu enggak buat dihindari, tetapi buat diterima keberadaannya. Sangat filosofis sekali.

Namun, lebih baik kita menggunakan waktu buat melakukan hal lain ketimbang mengikuti tantangan es batu dan garam ini. Pasalnya, membuat kulit terluka atas kesadaran sendiri udah merupakan tindakan yang berada di luar batas wajar. Tindakan ini bisa dikategorikan sebagai gangguan jiwa. Lagipula, tubuh kita ini kan cuma satu. Sebisa mungkin harus kita jaga dan jangan dirusak oleh hal-hal yang enggak penting semacam itu.

 

4. Condom Challenge

Meskipun namanya adalah condom challenge, tetapi tantangan yang viral pada tahun 2015 ini jauh dari hal-hal yang berkaitan sama hubungan seksual. Bahkan, kondom ini jadi lebih mirip balon air, yang biasa digunakan untuk lomba atau untuk ngisengin temen saat ulang tahun.

Tantangan ini memang enggak seberbahaya tantangan-tantangan sebelumnya, karena kondom yang udah diisi air sampai sebesar balon hanya perlu dijatuhkan ke kepala temen kita, kemudian kita bakal dianggap berhasil kalau kondomnya enggak pecah dah memenuhi wajah temen kita, bak topeng gitu deh. Tetapi kita jadi gagal kalau kondomnya pecah.

Meski begitu, saat melakukan tantangan ini, kita harus berhati-hati. Jangan sampai temen kita jadi sesak napas karena panik, karena dalam keadaan wajah “tertekan” gini, banyak orang yang suka jadi panik sendiri. Anyway, tantangan ini seolah kayak seperti bentuk quality control terhadap sebuah kondom. Kalau sebuah kondom enggak pecah, maka dia adalah kondom berkualitas baik yang kuat dan tahan terhadap segala goncangan dan gesekan.

 

5. Skip Challenge

Kalau tantangan yang satu ini, memang merupakan tantangan yang belum lama viral di media sosial. Yang melakukan pun bahkan kebanyakan adalah anak-anak sekolah, di sekolah mereka! Biasanya tantangan ini dilakukan saat jam istirahat atau saat jam kosong gitu.

Tantangan ini enggak cuma viral karena dianggap seru, tetapi juga menimbulkan kontroversi. Pasalnya, skip challenge ini mengharuskan seseorang untuk menyilangkan tangan di dada, kemudian temannya akan mendorongnya ke tembok hingga kehilangan kesadaran (menutup peredaran darah dan oksigen sesaat), dan dia baru akan sadar beberapa saat kemudian. Semacam pingsan gitu deh.

Mungkin kita merasa janggal mendengar tantangan ini, karena prosesnya kok sama kayak adegan pembunuhan. Namun herannya, anak yang pingsan ini justru dengan sukarela melakukan hal tersebut. Mereka penasaran banget bagaimana sih rasanya "mati sesaat".

Wajar banget kalau tantangan ini jadi kontroversi. Pasalnya peredaran darah dan pernapasan enggak bisa dimainin seenak jidat. Kalau cuma pingsan memang enggak masalah, tetapi belum lama ini ada seorang anak berusia 11 tahun dari South Carolina, bernama Chi Chi yang meninggal dunia karena mengikuti tantangan ini. Menurut Viki, sudahlah, mending jam istirahat kita gunakan aja buat main kartu Yu-Gi-Oh atau main bola pakai botol Aqua. Seenggaknya, risiko terbesar dari kedua aktivitas itu hanyalah dihukum guru aja.

***

Hidup memang harus diisi sama hal-hal yang seru supaya enggak membosankan. Maklum, hidup memang cuma sekali kan? Tetapi jangan sampai lo menghilangkan nyawa lo dengan cara yang remeh ya. Selalu pikir-pikir terlebih dahulu sebelum mengikuti tren yang viral.