Chillax  Epic Life   

Kepercayaan Anti-Mainstream yang Bisa Bikin Lo Garuk-garuk Kepala

 
Author
Intan Kirana
16 July 2017

Pada dasarnya, manusia punya keyakinan akan sosok agung yang dipercaya bisa ngasih perlindungan. Apalagi kalau dikaitin sama kehidupan setelah di dunia ini yang jadi misteri dan enggak terelakkan. Sosok agung ini pun diyakini bisa mengayomi para penganut suatu keyakinan buat ngerasa tenang dan terhindar dari rasa takut akibat misteri besar itu.

via GIPHY

Nyatanya, banyak juga kepercayaan yang dinilai aneh dan menyimpang. Karena dianggap enggak sesuai sama nilai-nilai yang dianut masyarakat umum, kultus-kultus ini jadi kontroversi, bahkan buat level dunia. Bahkan, ada juga kepercayaan yang jadi ancaman buat orang lain karena kegiatan yang sifatnya destruktif.

Nah, kayak apa aja, sih,kultus-kultus yang dianggap absurd itu? Siap-siapterheran-heran, ya,dengan baca artikel ini!

 

1. Penyembahan Santa Muerte

Biasanya, manusia berkeyakinan terhadap sesuatu yang bikin mereka tenang. Simbol-simbol yang disembah pun punya kesan yang positif. Namun, hal ini enggak berlaku buat sebagian besar penduduk Meksiko, khususnya di daerah Tepito. Daerah ini sebaiknya enggak lo datangin kalau lo turis awam yang cuma bisa ngomong “mi corazon” karena kriminalitas di sana tinggi.

Nah, di Tepito, ada kuil Santa Muerte. Kalau ngelihat patung Santa Muerte yang ada di sana, kita bakal teringat sama sosok dewi maut: wajah tengkorak dan sabit besar di tangan. Lalu, kenapa mereka menyembah sosok semengerikan ini?

Menurut para penganut, dikutip dari CNN, dengan ngerangkul sosok kematian, mereka bisa ngejalanin hidup tanpa rasa takut dan cemas. Oh, ya, jangan kira sabit Santa Muerte adalah sabit pemenggal nyawa. Soalnya, sabit itu justru dianggap bisa menghilangkan segala maut dan kesialan yang ada di jalan para penganutnya.

Sosok Santa Muerte pun dikenal enggak pilih kasih, mau melayani doa dan permintaan setiap orang, entah orang itu PSK, pengedar narkoba, atau siapa pun yang punya kejahatan segunung. Namun, saat berjanji sesuatu kepada Santa Muerte, jangan sampai janji enggak ditepatin atau maut bakal menghampiri.

Asal-usul Santa Muerte enggak lepas dari Mictecacihuatl, dewi alam dunia bawah dan arwah yang dulu disembah suku Aztec. Seiring dengan perkembangan zaman dan kedatangan Spanyol, penyembahan dewi ini pun berakulturasi dengan ajaran agama Katolik yang dibawa oleh Spanyol. Namun, penyembahan ini ditentang oleh Vatikan karena dianggap enggak sesuai sama ajaran agama Katolik.

 

2. Pemujaan Lucifer sang Malaikat yang Jatuh

Lucifer, The Fallen Angel, dianggap sebagai sosok iblis yang sangat jahat. Dia diusir dari surga karena menentang Tuhan. Namun, masih ada, loh, yang meyakini Lucifer sebagai sosok malaikat yang agung dan penuh cahaya.

Salah satu penyembah Lucifer adalah Victor Damian Rozo, pendiri Luciferian Seeds of Light Temple di Quindio, Kolombia. Kuil ini sendiri menjadi tempat pemujaan buat Lucifer. Simbol dari kuil ini adalah salib terbalik yang melambangkan anti-Kristus.

Meskipun dikecam banyak orang, kuil ini legal, loh! Selain itu, Rozo pun berkata bahwa kuil ini bukanlah kuil penyembahan setan dan hal sesat lainnya. Soalnya, Rozo dan pengikutnya meyakini bahwa Lucifer itu enggak salah. Lucifer jadi terlihat jahat karena pendapat orang-orang aja.

Sekte penyembahan Lucifer ini oleh Rozo secara resmi dibuka pada 12 Januari 2016. Kalau berkunjung ke Kolombia, berminatkah lo datang ke sana?

 

3. Aum Shinrikyo

Kalau kedua penyembahan di atas setidaknya enggak ngerugiin orang lain yang enggak satu keyakinan sama mereka. Lain halnya sama Aum Shinrikyo, “Agama Kebenaran” dalam bahasa Indonesia.

Aliran ini didirikan oleh Shoko Asahara pada 1984. Dia serta pengikut-pengikutnya percaya bahwa mereka diutus buat mempercepat datangnya kiamat! Jadi, mereka ngelakuin banyak perbuatan desktruktif kayak nyebar gas beracun, bikin bom, dan lain sebagainya yang memakan banyak korban.

Berdasarkan data dari The Week, salah satu ulah mereka yang menggemparkan adalah serangan gas sarin di dalam kereta bawah tanah di Tokyo pada 1995. Akibatnya, 12 orang tewas, 54 orang sakit parah, dan 5.000-an orang bermasalah pada penglihatan.

Kalau ngelihat catatan Council on Foreign Relations, Amerika Serikat udah netapin Aum Shinrikyo sebagai gerakan terorisme pada 2002. Pada 2007, gerakan ini akhirnya pecah karena perbedaan pemikiran petinggi-petingginya. Sementara itu, seorang peneliti pergerakan agama dan seorang profesor bidang sejarah agama, dalam buku Handbook of Religion and the Authority of Science, James R. Lewis dan Olav Hammer, mengungkapkan bahwa salah satu petinggi Aum Shinrikyo, Fumihiro Joyu, udah berubah haluan. Alih-alih masih percaya bahwa dia diutus buat mengiamatkan dunia, dia mau bikin gerakan yang bertujuan menyatukan sains dan agama.

 

4. Heaven's Gate

Apakah lo percaya alien ada di luar Bumi? Hal itu masih wajar mengingat kita enggak betul-betul tahu apa yang ada di luar sana. Atau, percaya kalau kita berasal dari luar angkasa? Masih enggak masalah. Toh, pernah ada penelitian kalau Bumi ini tercipta dari hal-hal yang berasal dari luar angkasa.

Nah, kalau lo sebenarnya adalah titisan alien dan diutus buat jadi pembuka gerbang menuju surga, percaya juga? Terdengar absurd, tapi hal inilah yang dipercaya bulat-bulat sama sekte Heaven's Gate. Sekte yang berbasis di San Diego, Amerika, ini percaya bahwa mereka adalah titisan alien yang nantinya bakal dijemput pakai UFO dengan mengikuti lintasan komet Hale-Bopp. Sampai di sini, kepercayaan ini masih cukup menggelitik dan orang-orang pun cuma ngetawain karena dianggap terlalu terpengaruh film fiksi ilmiah.

Anggapan lelucon itu berubah jadi mengerikan ketika seluruh anggota sekte yang didirikan oleh Marshall Applewhite dan Bonnie Nettles ini bunuh diri. Yap, pada 1997, sebanyak 39 orang—21 cewek dan 18 cowok dalam kisaran usia 26—72 tahun—memutuskan buat bunuh diri massal di atas tempat tidur dalam sebuah mansion. Mereka percaya kalau dengan cara ini mereka bisa bertemu UFO, ngelewatin komet, dan masuk ke Kerajaan Langit.

Anehnya lagi, dilansir NY Daily News, mereka terbaring dalam keadaan mengenakan celana training hitam, jubah pendek hitam, dan sepatu Nike Decade hitam. Bagian kepala sampai pinggang mereka ditutupi kain berwarna ungu. Mereka juga mengantongi 5,75 dolar dan mengenakan lencana bertulisan “Heaven’s Gate Away Team”. Enggak hanya itu, dalam layar komputer-komputer di mansion itu pun nampilin status "Red Alert".

 

5. Kultus Kreasionisme Adnan Oktar

Barbie identik sebagai mainan anak cewek. Namun, ternyata, ada juga cowok yang suka mainan Barbie. Nah, kenalin, ini Adnan Oktar alias Adnan Hoca yang juga dikenal dengan nama Harun Yahya dari Turki.

Barbie yang disukain Oktar bukanlah boneka, melainkan cewek-cewek yang disulap jadi “Barbie”. Mereka adalah pengikut setia Oktar. Yah, kelihatannya, sih, kayak cewek-cewek di Playboy Mansion-nya Hugh Hefner. Namun, cewek-cewek Playboy masih punya wajah dan bentuk tubuh yang beda-beda, beda sama para pengikut Oktar yang kelihatannya mirip semua! Yap, soalnya, mereka ngelakuin suntik botox di bibir dan bikin perubahan lain pada wajah mereka.

Kalau ngelihat dari apa yang diberitain Yahoo News, hal ini mereka lakukan sebagai bentuk pemberontakan terhadap nilai-nilai Islam yang mereka anggap mengekang. Mereka pun menyebut bahwa apa yang mereka lakukan adalah bentuk feminisme. Entah kenapa bisa menganggap demikian, padahal mereka berada di bawah bayang-bawang Oktar dan sering kali disebut sebagai “kittens” atau kucing-kucingnya Oktar.

Oktar sendiri dikenal sebagai sosok provokatif yang mengkritik keras Darwinisme, Marxisme, dan Materialisme. Dalam buku berjudul Freemasonry and Judaism (1986), dia bilang kalau media-media, instansi pendidikan, dan para politikus dikendalikan oleh sebuah grup tersembunyi buat bikin masyarakat, dalam hal ini di Turki, jadi kayak binatang yang bisa dipengaruhi dan dikontrol dengan mudah. Karena pemikirannya dianggap provokatif, dia dianggap gila dan pengadilan memutuskan dia harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa selama 10 bulan.

Bagi masyarakat, kultus bikinan Oktar ini enggak lebih dari organisasi yang bertujuan ngeraup kekayaan dari pengikutnya. Soalnya, banyak pengikutnya merupakan orang kaya. Contohnya, cewek-cewek “Barbie” itu adalah cewek-cewek yang enggak mau nyembunyiin kekayaan mereka. Mereka berdandan cantik dan pakai baju mahal dengan alasan bahwa cewek juga boleh terlihat kaya.

Oh, ya. Menurut info yang Viki dapat dari Vocativ, cewek-cewek ini adalah pengguna aktif media sosial, loh. Coba aja buka halaman Twitter mereka.

Gulsah Gucyetmez | Ceylan Ozbudak | Ebru Altan | Damla Pamir | Aylin Kocaman

***

Dari cerita-cerita di atas, terlihat kalau kepercayaan datang dari pribadi masing-masing. Kita bujuk kayak apa pun, mereka enggak bakal goyah. Yah, asalkan keyakinan mereka itu masih ngajarin kebaikan dan enggak nyenggol pihak lain, ada patutnya kita kasih mereka ruang buat privasi mereka ini. Namun, kalau mereka malah ngerugiin orang lain, apalagi kaitannya sama nyawa, harus dihindarin, dong. Nah, kalau menurut lo sendiri, bagaimana?